Pada era 2000-an, banyak penggemar mengkritik Porsche karena melompat ke tren SUV dengan meluncurkan Cayenne.

Beberapa orang khawatir brand Zuffenhausen itu secara bertahap akan meninggalkan sports car untuk panen uang dengan SUV - terutama ketika Macan yang lebih kecil dan murah ikut hadir.

Tapi, coba lihat di mana pabrikan Jerman itu sekarang: mereka menawarkan lineup 718 dan 911 yang memiliki begitu banyak turunan.

Meningkatnya popularitas SUV memungkinkan Porsche untuk tidak hanya berinvestasi dalam sports car inti, tetapi juga mendiversifikasi lineup dengan penambahan Panamera dan varian wagon.

Pada saat yang sama, era listrik pun telah dimulai dengan kemunculan Taycan (dan saudara atap panjangnya), plus Macan EV yang tiba tahun depan.

Namun, anggota lain bisa jadi ikut bergabung dalam portofolio sebagai SUV tiga baris 7-seater, yang secara spekulatif digambarkan di sini oleh Kolesa.

Porsche three-row SUV rendering

Mereka mengambil Cayenne generasi saat ini sebagai basis, dan memperpanjang jarak sumbu roda serta overhang belakangnya untuk mengakomodasi baris ketiga.

Meskipun ilustrasi digital ini kurang-lebih hanya "tebakan" menggunakan bahasa desain terbaru Porsche, ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa perusahaan merencanakan model pertama yang bisa menampung lebih dari lima kursi.

Diposisikan di atas Cayenne, SUV tiga baris tersebut tampaknya akan dirilis pada paruh kedua dekade ini, menurut beberapa sumber dari dealer Porsche.

Mereka juga mengklaim bahwa model itu akan memiliki pengaturan plug-in hybrid, dan styling yang jauh berbeda dibanding kendaraan lain dalam lineup saat ini.

Tampilan "sebagian sedan, sebagian crossover" yang disebutkan oleh salah satu dealer terdengar sangat mengkhawatirkan, karena gaya itu pernah dicoba dan gagal pada konsep Mercedes-Maybach Ultimate Luxury.

Masih harus dilihat apakah Porsche akan bermain aman seperti ilustrasi ini, atau benar-benar memilih arah yang sama sekali berbeda untuk SUV besar mereka.

Sementara itu, para dealer mengatakan mobil ini memiliki "desain belakang yang datar" dan bisa diikuti oleh turunan listrik murni.

Selain desain, kehadiran SUV yang lebih lapang cukup masuk akal bagi pelanggan berkantong tebal yang ingin kepraktisan ekstra tanpa mengorbankan terlalu banyak performa dan handling.