Kami sudah memperlihatkan foto-foto pra-produksi Renault Kadjar generasi berikutnya, ketika fotografer mata-mata kami membagikan batch pertama pada bulan Februari 2021.

Namun, baru sekarang perusahaan dengan logo berlian tersebut memberikan preview resmi dari crossover kompaknya yang kemudian diubah menjelang rilis tahun depan.

Model saudara dari Nissan Qashqai ini akan memiliki moniker berbeda karena Prancis menamakannya sebagai Renault Austral.

Itu berasal dari kata Latin "australis," dan Renault telah memutuskan untuk memilih nama ini karena "bergaung dalam banyak bahasa Eropa, termasuk Prancis, yang penting untuk merek yang dibanggakan dari akarnya."

Kami mengetahui bahwa perusahaan asal Prancis itu memiliki orang yang bertanggung jawab atas strategi terkait nomenklatur yang digunakan oleh model tersebut.

Dia adalah Sylvia Dos Santos, yang saat ini bekerja di departemen pemasaran dari pabrikan tersebut.

“Austral memunculkan semangat dan panas dari belahan bumi selatan. Ini adalah nama yang mengundang perjalanan dan sangat cocok untuk sebuah SUV,” ujar Sylvia.

“Keseimbangan suaranya yang harmonis seakan mudah diucapkan dan bisa diterima secara internasional," ia menambahkan.

Galeri: Foto Bocoran Renault Kadjar 2022 dalam Pengujian

Menariknya, dalam teaser perdana yang singkat itu (bisa disaksikan dalam video di atas), Renault Austral 2022 memakai logo perusahaan baru yang juga terlihat pada Renault Megane E-Tech.

Renault dengan bangga memperlihatkan logo tersebut pada bagian belakang Renault Astral 2022 ini, tepat di tengah pintu bagasi.

Memang itu saja yang ingin Renault tunjukkan untuk saat ini, tetapi bisa diperkirakan crossover kompak ini akan memiliki panjang 4,51 meter dengan ruang yang cukup untuk lima orang di dalam.

Panjang keseluruhan membuatnya sedikit lebih panjang daripada Nissan Qashqai, karena Qashqai yang merupakan crossover segmen-C Jepang hanya membentang pada 4,42 meter.

Nama yang lebih segar cukup masuk akal ketika Anda memikirkannya.

Prototipe yang terlihat dalam foto mata-mata sebelumnya memang sangat tertutup kamuflase tebal.

Tapi mobil uji tersebut telah memberi kita kesan bahwa Renault Austral baru akan terlihat sangat berbeda dibanding Renault Kadjar sebelumnya.

Desain yang lebih tajam dan tidak terlalu bulat diharapkan dari model yang dirombak, yang juga diatur untuk memiliki interior yang didesain ulang sepenuhnya.

Masih harus dilihat apakah Renault akan mengikuti rute Nissan dengan menghentikan mesin diesel untuk penawaran high-riding (mobil jangkung) barunya ini.

Bagian lain dari teka-teki yang saat ini kami lewatkan menyangkut Nissan Qashqai E-Power, mobil hybrid yang akan datang.

Mobil ini menggunakan mesin pembakaran untuk mengisi baterai saat roda digerakkan oleh motor listrik.

Tidak jelas apakah Renault Austral akan mengadopsi pengaturan yang sama, meskipun kami tergoda untuk percaya bahwa mobil itu akan menggunakan perangkat keras E-Tech internal.

Renault berencana meluncurkan crossover kompak barunya ini di Eropa pada musim semi tahun 2022.

Ini berarti kita bisa segera melihat debutnya secara resmi dalam beberapa minggu atau beberapa bulan ke depan.