Pada tahun yang menandai hari jadinya yang ke-30, Cavallino Classic telah melakukan pendekatan internasionalnya.

Setelah Modena, pameran mobil klasik paling ternama di dunia ini pindah ke Abu Dhabi yang bertepatan dengan gelaran Grand Prix Formula 1 terakhir di musim ini.

Edisi pertama Cavallino Classic Middle East baru saja selesai di Abu Dhabi. Sebuah debut yang luar biasa.

Pasalnya, ajang itu juga merupakan acara internasional pertama yang didedikasikan untuk Ferrari klasik yang pernah diadakan di negara kawasan teluk itu.

Adalah ajang Concorso d'Eleganza yang jadi bagian dari Cavallino Classic yang didominasi oleh kesuksesan Ferrari 250 Europa 1953 berbalut bodi coupe karya Vignale.

Mobil tersebut adalah Ferrari jalan raya pertama yang dilengkapi dengan mesin 250 GT, yaitu unit 12 silinder 3 liter yang selama 12 tahun jadi fondasi kesuksesan Ferrari.

Diluncurkan secara resmi di Paris Motor Show 1953, Ferrari 250 Europa langsung jadi hit berkat mekanikanya yang halus dan juga keindahan garis-garisnya.

Ini salah satu Ferrari 250 Europa dari total 21 yang dibuat. Diberi garis yang sama dengan mobil ini dan ini menjadikannya salah satu Ferrari paling istimewa.

Cavallino Classic

Kelas Supercar sangat spektakuler karena semua supercar Ferrari ikonik dari dua dekade (1984-2004) diwakili oleh satu spesimen per model.

Ferrari 288 GTO 1984, Ferrari F40 1988, Ferrari F50 1995, dan Ferrari Enzo 2003. Model terakhir jadi satu-satunya mobil yang dibuat setelah 31 Desember 1999.

Standar yang sangat tinggi dari acara Cavallino Classic Timur Tengah pertama ini dibuktikan oleh fakta bahwa semua mobil ini adalah penerima penghargaan platinum dari Ferrari.

Kendaraan yang ditampilkan termasuk beberapa contoh terbaik dari model yang telah menorehkan sejarah di Maranello.

Misalnya, Ferrari 365 GTB/4 “Daytona” 1971, Ferrari 355 Spider “Fiorano” 1999 dan ini  salah satunya dari hanya 100 yang diproduksi.

Ada juga Ferrari 550 Maranello 1999, Ferrari 412 1988, Ferrari Dino 246 GT 1970, dan empat mobil yang dibuat pada 1990-an, mewakili evolusi yang berbeda dari Testarossa.

“Debut yang luar biasa. Dikemas dengan mobil-mobil kelas atas”, kata Luigi Orlandini, Presiden dan CEO Canossa Events, yang mengambil alih Cavallino pada tahun 2020.

“Kondisi mobil mencerminkan pendekatan pengumpulan mobil yang biasanya terlihat di negara-negara Teluk.”

“Para kolektor di sini mencari mobil klasik dengan jarak tempuh yang sangat rendah dan cenderung lebih memilih mobil yang diawetkan daripada yang direstorasi.”

Galeri: Ferrari 400i Limousine 1981