Jelang akhir 2021, Ferrari memperkenalkan logo anniversary ke-75 sebagai pengingat ketika Enzo Ferrari mendirikan toko pada 1947.

Walaupun mobil pertamanya adalah Auto Avio Costruzioni 815 keluaran 1940, justru mobil balap 125 S (diperkenalkan tujuh tahun kemudian) yang menjadi model berlencana Ferrari pertama dalam sejarah.

Untuk menandai momen signifikan tersebut, logo baru nan spesial hadir dalam sebuah video yang dibintangi bersama karyawan perusahaan.

Tak diragukan, 2022 akan menjadi tahun yang penting bagi divisi jalan raya dan motorsport Ferrari.

Pada satu sisi, Purosangue akan diluncurkan demi memanfaatkan momentum kian populernya SUV kelas atas.

Sementara, di sisi lain, Scuderia Ferrari berharap mobil Formula 1 generasi berikutnya kembali kompetitif melawan Mercedes dan Red Bull di bawah peraturan baru yang segera berlaku.

Galeri: Penampakan Ferrari Purosangue dalam Foto Spy Terbaru

Juga akan datang tahun depan adalah versi convertible dari 296 GTB, seperti membawa moniker GTS sembari mempertahankan powertrain plug-in hybrid V6 dari coupe-nya.

Mesin V12 naturally aspirated yang lebih kuat untuk mengalahkan 812 Competizione bertenaga 830 daya kuda telah dikonfirmasi. Tetapi, tidak jelas apakah unit itu akan hadir dalam mobil baru 2022.

Model Icona berikutnya juga sedang dalam proses sebagai follow-up dari speedster Monza SP1 dan SP2, serta Daytona SP3 yang baru saja diperkenalkan.

Untuk sektor balap, Kuda Jingkrak telah mendaftar untuk program Le Mans Hypercar (LMH) 2023.

Idealnya, sebuah penerus LaFerrari akan muncul dari mobil balap yang bersaing di kelas baru FIA World Endurance Championship (WEC).

Selain pengungkapan produk anyar, Ferrari sedang melakukan perombakan organisasi besar-besaran.

Benedetto Vigna, yang diangkat sebagai Chief Executive Officer (CEO) pada 1 September, mulai menerapkan penyegaran.

Perusahaan yang berbasis di Maranello itu telah mengumumkan bahwa Nicola Boari (Chief Brand Diversification Officer), Michael Leiters (Chief Technology Officer), dan Vincenzo Regazzoni (Chief Manufacturing Officer), akan segera hengkang.

Pengganti tiga anggota manajemen senior tersebut sudah diidentifikasi dan direkrut, dengan rincian lengkap tentang perombakan struktural akan diungkapkan pada 10 Januari mendatang.