Pihak General Motors (GM) mengungkapkan banyak hal dalam konferensi pers virtualnya di sela ajang CES 2022 di Las Vegas, Amerika Serikat. Termasuk pengungkapan Chevrolet Silverado EV 2024.

Tetapi di tengah diskusi tentang teknologi dan mengintip Chevrolet Equinox EV yang akan datang, muncul sebuah konsep yang manis, mobil dari Cadillac bernama InnerSpace.

Nama itu mungkin tampak akrab karena beberapa alasan. Salah satunya karena kebetulan ada film berjudul Innerspace yang beredar tahun 1987 silam, dibintangi Dennis Quaid dan Martin Short.

Cadillac memang memiliki armada konsep "Space" yang sedang berkembang. Dimulai pada CES tahun lalu dengan PersonalSpace dan SocialSpace.

Seperti namanya, InnerSpace adalah tentang menciptakan suasana tenang dan menenangkan yang juga mewah.

Terbungkus dalam kabin besar hanya untuk dua orang, kursinya mirip sofa yang begitu lega, lengkap dengan bantalnya. Menambah suasana santai di depan layar digital yang lebar.

Mobil ini sepenuhnya otonom, sehingga membuat penggunanya bebas untuk terlibat dengan dunia luar, sementara software Artificial Intelligence (AI) bekerja sebagai personalisasi.

Galeri: Cadillac InnerSpace Concept

Berkat AI pula, layar LED panorama yang besar memungkinkan kedua penumpang mobil berinteraksi dengan berbagai fungsi mobil.

Layar itu menawarkan segalanya, mulai dari augmented reality hingga hiburan, yang kami anggap seperti menonton film atau bermain video game.

Pihak Cadillac juga menyebutkan terdapat "tema pemulihan kesehatan," mungkin terkait hal-hal yang akan membantu Anda rileks setelah seharian bekerja penuh tekanan.

Mobil ini juga dihiasi dengan banyak jendela pada bagian samping dan atap untuk benar-benar melihat dunia luar saat mobil melaju.

Mobil konsep Cadillac InnerSpace masa depan ini berpostur rendah dan panjang, mengadopsi sikap yang mirip dengan mobil sport.

Dalam konsep ini, modul baterai Ultium sebenarnya tersebar menjadi bagian dari paket besar.

Ini memungkinkan interior InnerSpace menjadi lebih terbuka, menciptakan lingkungan yang santai.

Hal ini juga memungkinkan lantainya berada dekat dengan aspal untuk menciptakan nuansa sporty.

“Elektrifikasi dan mengemudi otonom secara fundamental akan mengubah peran kendaraan dan pengalaman yang dimiliki pelanggan dengan mereka,” kata Bryan Nesbitt, Direktur Eksekutif GM, Global Advanced Design, dan Global Architecture Studio.

"Kami sedang mengeksplorasi ke mana arahnya dengan konsep-konsep inovatif ini. Membayangkan mobilitas sebagai pendukung kesehatan, memberi pelanggan kemewahan tertinggi, lebih banyak waktu pribadi daripada mengambilnya."

Dengan InnerSpace menjadi konsep abstrak, jangan berharap untuk melihatnya memasuki produksi dalam waktu dekat.

Namun, itu bukan berarti aspek desain dan teknologinya tidak akan masuk dalam kendaraan produksi masa depan.