Konsep terbaru BMW yang paling mutakhir, i Vision Circular, yang seharusnya menjadi kendaraan masa depan mulai tahun 2040, masih memiliki setir konvensional.

Tapi, sepertinya pabrikan asal Jerman itu mungkin memiliki rencana lain mengenai bentuk kemudi masa depan dari BMW.

Tidak seperti Tesla, yang hanya melepas bagian atas dan bawah roda kemudi konvensional untuk menciptakan “kuk pesawat” pada kemudinya, BMW mengadopsi pendekatan yang jauh lebih... Jerman!

Lihatlah gambar di atas. Gambar setir mobil masa depan itu merupakan bagian dari pengajuan paten yang dibuat oleh BMW dengan Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat (USPTO).

Dari gambar tersebut, kita bisa melihat apa yang digambarkan sebagai pegangan kemudi dengan elemen pegangan bersudut.

Sepertinya kedua pegangan benar-benar memiliki titik pivot yang terletak pada bagian luar hub kemudi, dan sepertinya selalu mengarah ke atas, bahkan saat bagian tengahnya berputar.

Galeri: Pegangan Kemudi BMW

Saat tidak digunakan, atau saat kendaraan mengemudi sendiri tanpa memerlukan input pengemudi (otonom), kedua pegangan tersebut terlipat ke dalam untuk mengambil ruang sesedikit mungkin.

Dalam hal ini, kontrol kemudi juga dapat ditarik keluar, meskipun hal ini tidak disebutkan dalam pengajuan paten, menurut media otomotif CarBuzz.

Dan jika Anda bertanya-tanya apakah kita bisa menggunakannya, ya, Anda dapat menggunakan desain ini, dan fungsinya seperti yang ditunjukkan pada galeri terlampir.

Mengenai apakah BMW benar-benar memasukkan desain ini ke dalam produksi masa depannya, tentu masih harus kita lihat lagi seperti apa ke depannya.

Tetapi harus diakui ini masih merupakan ide yang keren. Meskipun jika diterapkan nanti, pengemudi perlu membiasakan diri pada awalnya.

Bahkan, model kemudi ala BMW masa depan ini mungkin akan lebih baik daripada model kuk pesawat ala Tesla saat ini.

external_image

Hal tersebut mungkin memberikan kita lebih banyak kepercayaan pada gagasan bahwa BMW benar-benar mempertimbangkan model setir ini ini untuk produksi, seperti yang ditunjukkan oleh sumber.

Bahwa, pabrikan asal Jerman tersebut tampaknya juga mengajukan paten yang sama baiknya di Jerman maupun di Cina.

Bahkan jika model kemudi itu benar-benar akan didatangkan, itu hanya akan berhasil diproduksi ketika mobil dapat mengemudi sendiri dengan andal alias full otonom.