Mercedes meluncurkan SL Roadster baru yang dikembangkan AMG pada akhir Oktober 2021 dan tidak perlu menunggu lama untuk melihat saudara coupe-nya.

Versi dengan atap logam telah tertangkap sedang diuji dalam cuaca dingin minggu lalu, dan sekarang mata-mata kami kembali dengan foto yang lebih menarik.

Prototipe pertama kemungkinan adalah versi enam silinder dilihat dari ujung knalpot bulat, dan yang kedua kemungkinan kita berhadapan dengan model V8.

Pandangan sekilas ke belakang mengungkapkan knalpot quad sudut yang telah kita lihat di SL baru dengan V8 twin-turbo-nya.

Mesin 4,0 liternya menghasilkan 476 tenaga kuda (350 kilowatt) dalam pilihan model "55" dan 585 hp (430 kW) pada "S63".

Kami mengharapkan angka yang sama untuk AMG GT Coupe generasi berikutnya. Namun, sepertinya itu akan terjadi pada versi pamungkasnya nanti, Black Series.

Prototipe ini difoto di Eropa Utara, dia terlihat memiliki rem tebal dengan kaliper emas untuk mencerminkan gambar resmi SL 63 yang ditampilkan.

Galeri: Mercedes-AMG GT Coupe 55 / 63 2023 sy photos

Meski mengusung banyak kamuflase, coupe baru ini sudah memberi kesan lebih ramping dari model yang akan digantinya.

Secara logika, dia akan lebih ringan dengan menjatuhkan mekanisme atap lipat besar dan mungkin menghapus kursi belakang sempit roadster itu.

Sementara SL akan melayani pelanggan yang mencari grand tourer mewah, Coupe akan menjadi yang lebih sporty dari dua versi.

Akibatnya, AMG akan melakukan lebih dari sekedar mengganti atap dan (mungkin) menghapus kursi belakang.

Untuk pertama kalinya, roadster ikonik ini mendapatkan penggerak semua roda, jadi kami ingin melihat apakah versi Coupe juga akan membawa lencana 4Matic.

Pengungkapan resmi model ini kemungkinan dijadwalkan berlangsung sebelum akhir 2022.

AMG dapat memprioritaskan versi V8 terlebih dahulu sebelum menambahkan model enam silinder dasar.

Ada juga rumor yang muncul mengenai kehadiran "GT 63 S E Performance" dengan lebih dari 800 tenaga kuda dengan mesin hybrida plug-in AMG GT 4-Door Coupe.

Meskipun demikian, kami tidak begitu yakin para insinyur AMG akan dapat menjejalkan pengaturan PHEV di mobil yang jauh lebih kecil. Kita tunggu saja.