Pada Juli 2020, Mitsubishi mengumumkan tidak akan memperkenalkan model baru lagi di Eropa.

Produsen mobil asal Jepang itu memutuskan untuk tetap menggunakan model yang sudah ada.

Namun, mereka berubah pikiran pada Maret 2021, ketika mengungkapkan rencana untuk meluncurkan dua mobil anyar di Benua Biru berdasarkan produk Renault.

Saat itu, Mitsubishi mengatakan bahwa keduanya akan dibangun oleh brand Prancis dengan logo berlian itu, dan akan dipasarkan sekitar 2023.

Lompat ke pekan ini, konferensi yang diadakan oleh Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi mengungkap beberapa informasi menarik tentang kendaraan baru tersebut.

Dijadwalkan untuk mulai dijual pada awal 2023, model yang pertama adalah ASX generasi berikutnya.

Seperti yang mungkin sudah Anda ketahui, mobil itu akan dirakit berdasarkan kepada Renault Captur. Namun, dia lebih dari sekadar kendaraan rebadged.

Teaser yang dirilis memberi kesan bahwa model tersebut bakal terlihat sangat berbeda, meskipun kami yakin beberapa panel bodi akan serupa.

Mitsubishi ASX alias Outlander Sport atau RVR yang ada saat ini mulai terasa usang, mengingat crossover subkompak itu telah eksis sebagai generasi ketiga sejak awal 2010.

Penggantinya nanti akan dirakit di pabrik yang sama di Valladolid, Spanyol, tempat Renault Captur juga diproduksi.

Selanjutnya, Mitsubishi mengatakan akan menjual crossover segmen-B tersebut dengan powertrain hybrid dan plug-in hybrid, yang jelas diwarisi dari saudaranya asal Prancis.

Rincian mengenai model kedua belum diungkapkan. Tapi ada informasi bahwa penjualannya mulai nanti pada akhir 2023.

Mobil itu juga akan menggunakan desain Mitsubishi di atas produk Renault, dengan powertrain elektrifikasi.

Secara logika, dia seharusnya akan berukuran lebih besar dari ASX.

Jadi, model kedua ini mungkin adalah crossover kompak yang kembar dengan Renault Austral baru - pengganti Kadjar.

Namun, hal tersebut belum dikonfirmasi oleh perusahaan, dan itu murni spekulasi dari pihak kami.

Apa yang bukan spekulasi adalah rencana peluncuran 35 EV oleh Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi pada 2030.

Pada saat itu, kita mungkin akan melihat lebih banyak model baru dari Mitsubishi, dengan powertrain bebas emisi sepenuhnya.