BMW Z8 merupakan salah satu model ikonik bikinan brand Bavaria dalam 25 tahun terakhir.

Desain retro-futuristiknya mengingatkan kita kepada 507 klasik dari pertengahan hingga akhir 1950-an.

Mobil tersebut hanya bertahan selama satu generasi, mencakup empat model antara 2000-2003.

Jika melihat arah BMW sekarang, rasanya tidak mungkin sang automaker Jerman akan membuat produk macam itu lagi.

Memang ada desas-desus kebangkitan Z8, lebih dari satu dekade yang lalu. Tetapi, hal itu tidak pernah terwujud.

Meski demikian, tetap saja banyak perusahaan yang tertarik membuat interpretasi modern dari roadster tersebut.

Salah satu contoh terbaik adalah Smit Oletha, dan kami rasa ini adalah tampilan Z8 baru yang pantas dibuat oleh BMW.

Oletha merupakan produk Willem dan Kaess Smit - pendiri Smit Vehicle Engineering (SVE) yang berlokasi di California.

Smit Oletha bukanlah Z8 yang mengalami sedikit desain ulang untuk era 2020-an. Dia justru menggunakan platform E86 Z4 Coupe yang dijual dari 2006 hingga 2008.

Kulitnya adalah komposit serat karbon dengan prepreg epoksi yang dikeraskan dan diawetkan dengan autoklaf.

SVE mengatakan, Oletha memiliki curb weight sekitar 3.090 pon atau 1.406 kilogram.

Isyarat desain Z8 terlihat jelas dalam prototipe Oletha. Pada bagian depan, dia memiliki headlight seperti pod, kap mesin rendah, serta gril horizontal lebar.

Sisi-sisi mobil menampilkan garis sabuk "botol cola" klasik, yang kemudian meruncing ke bawah di bagian belakang.

Pada bagian belakang, dia memiliki ekor dan lampu yang terinspirasi dari Z8, ditambah palka yang gagah.

Soal performa, Oletha tidak menggunakan mesin Z4 atau Z4 M. SVE lebih memilih unit S65B44 dari E92 M3 GTS.

Peningkatan lain yang dilakukan kepada mesin V8 4,4 liter naturally aspirated itu termasuk internal yang ditempa dan badan throttle individu.

Perusahaan mengklaim, unit itu mengemas lebih dari 450 daya kuda (335 kilowatt), naik dari angka standar M3 GTS sekitar 444 daya kuda (331 kilowatt).

Kaum purist akan senang mengetahui bahwa mesin tersebut dikombinasikan dengan transmisi manual enam kecepatan.

Galeri: Oletha

Bergerak ke bawah sasis, dia memiliki suspensi KW 2 arah yang dapat disesuaikan, ditambah lengan kontrol aluminium tempa nan ringan.

Laju dihentikan oleh rem AP Racing, sementara velg-nya dibalut ban Michelin Pilot Sport 4. Oletha juga dilengkapi dengan diferensial slip terbatas mekanis.

Seperti yang disebutkan, mobil tersebut baru berupa prototipe. Namun, SVE menjelaskan bahwa mereka tidak berencana memproduksi atau menjualnya.

Tentu saja, akan sangat bagus jika BMW setidaknya memberikan approval untuk mobil ini.