Sedan Mercedes-Benz EQC, atau juga dikenal sebagai C-Class bertenaga listrik, akan segera datang.

Hal ini sama sekali tidak mengejutkan, mengingat adanya dorongan EV besar-besaran dari sang automaker Jerman dalam dua tahun terakhir.

Bahkan, Mercedes sudah memperkenalkan tujuh model listrik sejak meluncurkan EQC model tahun 2019.

Lompat ke 2022, pada awal Januari, produsen mobil itu kembali memperkenalkan konsep listrik lainnya, yang disebut Mercedes Vision EQXX.

Konsep EV nan apik tersebut diklaim sebagai pratinjau model produksi yang akan datang - kemungkinan besar C-Class listrik masa depan, mengingat kesamaan ukurannya.

Apapun itu, kolega kami Motor dari Spanyol coba membayangkan tampilan final sedan C-Class listrik yang akan datang via rendering tidak resmi berdasarkan Vision EQXX.

Galeri: Mercedes Vision EQXX

Vision EQXX adalah konsep sedan EV kompak yang berukuran panjang 182,3 inci (463 sentimeter) dan jarak sumbu roda 110,2 inci (280 sentimeter).

Sementara, Mercedes C-Class generasi saat ini memiliki panjang 187 inci (475 cm) dan besaran wheelbase 112,8 inci (286,51 cm).

Hal yang dibanggakan Mercedes dari EQXX adalah efisiensinya yang impresif.

Paket baterai yang masih dirahasiakan kapasitasnya, memungkinkan jangkauan hingga 621 mil (1.000 kilometer).

Sebagian dari efisiensi tersebut berasal dari konstruksinya yang relatif ringan, dengan bobot hanya 3.858 pon (1.750 kilogram).

Faktor lain adalah efisiensi aerodinamikanya, dengan koefisien drag ultra-rendah sekitar 0,17, memungkinkan sedan ini menembus udara.

Mercedes juga bekerja sama dengan Bridgestone untuk ban ultra-low-rolling-resistance yang berfungsi sangat baik bersama wheel cover aero.

Apakah sedan C-Class listrik yang akan datang bakal mengadopsi styling Vision EQXX? Saat ini kami belum tahu. Namun, kami tidak akan terkejut jika hal itu benar terjadi.

Mercedes juga telah mengkonfirmasi bahwa crossover EQC generasi berikutnya dan sedan EV C-Class pada akhirnya akan mencapai Amerika Serikat (AS).

Namun, penantiannya akan cukup lama, mengingat peluncuran resmi baru akan dilakukan pada 2025. Soal nama pun begitu, kita perlu bersabar.