Aprilia menyampaikan pandangannya usai melakukan tes pramusim di Sirkuit Mandalika akhir pekan lalu.

Dalam siaran persnya, tim Italia ini mengungkapkan Aprilia RS-GP 2022 terbukti memiliki potensi yang bagus di Sirkuit Mandalika.

Hal yang sama juga didapatkan Aprilia pada saat tes di Sirkuit Sepang sebelumnya.

Selama tiga hari pengujian, Aleix Espargaro dan Maverick Vinales menguji prototipe baru.

Kedua pembalap sepakat bahwa pekerjaan yang dilakukan oleh teknisi Aprilia untuk menghadirkan performa maksimal telah dilakukan dengan sangat baik.

Lintasan untuk balapan kedua musim ini tidak menawarkan banyak grip untuk pendekatan pertama yang telah dilakukan. Hal ini memberikan tantangan tersendiri.

Namun menjadi kesempatan untuk melihat bagaimana motor baru yang digunakan mampu beradaptasi dan bereaksi dalam kondisi grip yang kurang optimal.

Sensasi baik yang dirasakan di Sepang, Malaysia terkonfirmasi juga di sirkuit Mandalika, ditambah juga dengan optimisme dari kedua pembalap.

Optimisme keduanya dalam hal peningkatan keseluruhan pada motor serta banyaknya ruang margin untuk dikerjakan dan menjadi landasan yang baik untuk di bawa ke Qatar.

Aleix Espargaro menyatakan motor baru Aprilia telah menunjukkan peningkatan di keseluruhan area.

"Dari sudut pandang ini, saya pikir baik Aprilia dan saya menuju ke Qatar dengan landasan yang baik," ujarnya.

“Kami tidak dapat mengevaluasi hasil tes pramusim berdasarkan waktu sebagai dasar keyakinan bahwa kami telah melakukan pekerjaan dengan baik."

"Kami mampu dan harus meningkat, itu sudah pasti, selain itu sudah menjadi tujuan saya untuk melakukan yang lebih baik dari tahun lalu."

"Hal ini tidak akan mudah karena, menurut saya, ini akan menjadi musim MotoGP yang paling kompetitif dan penuh tuntutan," ujar Aleix.

Sementara Maverick Vinales mengaku cukup puas dengan tes yang dilakukan Aprilia.

“Masih terlalu dini untuk menentukan level kami dengan pasti, tetapi RS-GP baru terbukti cepat di dua trek yang sangat berbeda seperti Sepang dan Mandalika," katanya.

"Perasaan saya juga meningkat secara progresif. Sementara itu, teknisi Aprilia juga semakin baik dalam memenuhi kebutuhan saya," katanya.

"Saya masih membutuhkan waktu di sadel, terutama pada akhir pekan balapan, karena saya merasa masih memiliki banyak margin untuk lebih cepat."

"Bagaimanapun, saya merasa positif menjelang balapan pertama di Qatar - trek di mana saya selalu merasa nyaman," ujarnya.