Makin banyak saja pabrikan otomotif yang memprotes tindakan militer Rusia menyerang Ukraina. Kali ini giliran pabrikan asal Amerika Serikat, Ford, yang melakukannya,

Ford mengikuti jejak sesama pembuat mobil lainnya yakni Volkswagen, Mercedes-Benz, Jaguar Land Rover, Volvo, dan banyak lagi.

Ford mengumumkan pagi tadi bahwa mereka akan menangguhkan operasi penjualan dan produksi terbatas mereka di Rusia.

CEO Ford Jim Farley menyampaikan berita itu dalam sebuah cuitan pada akun Twitter-nya.

Mereka mengungkapkan keprihatinan mendalam tentang invasi ke Ukraina oleh pasukan Rusia sejak 24 Februari 2022 lalu, dan menawarkan tindakan dukungan untuk rakyat Ukraina.

Tweet Farley termasuk siaran pers yang lebih panjang, yang menunjukkan bahwa Ford Fund akan menyumbangkan 100.000 dolar AS (Rp1,4 miliar lebih) ke Global Giving Ukraine Relief Fund pada tanggal dan waktu yang belum ditentukan.

Donasi tersebut dalam upaya untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan bantuan kepada warga negara Ukraina yang terlantar.

Dan juga, keluarga mereka yang terkena dampak peristiwa tragis dan dramatis sejak minggu lalu. Tweet lengkap dan siaran pers bisa dilihat di bawah ini.

 

Tindakan dan donasi dari Ford secara simbolis memang penting untuk perjuangan rakyat Ukraina dan warga negara Ukraina, terutama yang dipekerjakan oleh para pembuat mobil tersebut.

Namun, konsekuensi sisi bisnis dari tindakan ini tentunya juga bakal muncul.

Selama dekade terakhir, usaha joint venture antara Ford dan perusahaan Rusia Sollers telah menghasilkan berbagai produksi datang dan pergi.

Sebuah proyek yang dimulai dengan membawa produksi lini Ford Focus dan Ford Mondeo ke tanah Rusia, dalam beberapa tahun terakhir ini telah melambat.

Pada tahun 2019 lalu, Ford mengumumkan restrukturisasi JV yang akan mengakhiri produksi kendaraan penumpang.

GlobalGiving Ukraine Relief Fund telah mengumpulkan sekitar 3,1 juta dolar AS (sekitar Rp 44,6 miliar lebih) dalam bentuk donasi hingga tulisan ini dibuat.

Ford Fund dan GlobalGiving telah bermitra dalam proyek amal lainnya pada tahun-tahun sebelumnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, para produsen mobil trenyuh dengan tragedi kemanusiaan yang terjadi di Ukraina dengan banyaknya korban jiwa, luka-luka, serta kerugian material.

Dua pabrikan asal Jerman, Volkswagen dan Mercedes, jadi pionir dengan berkomitmen menyumbangkan satu juta euro (sekitar Rp16 miliar) ke Palang Merah dan Badan Pengungsi Dunia (UNHCR).

Galeri: Ford Ranger Raptor New Gen 2022