Akhirnya, setelah lebih dari dua dekade menanti, gelaran balap motor paling bergengsi MotoGP hadir juga di Indonesia.

Event tersebut akan berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada akhir pekan ini, 18-20 Maret 2022.

Para penggemar di tanah air bisa menyaksikan aksi rider favorit mereka secara langsung di lintasan, seperti Marc Marquez, Francesco Bagnaia, Fabio Quartararo, dan banyak lagi.

Namun, sayang, ada satu nama yang absen pada perhelatan kali ini. Ya, siapa lagi kalau bukan Valentino Rossi, pembalap legendaris yang memutuskan pensiun pada pengujung musim lalu.

The Doctor berhenti menaklukkan trek setelah 25 tahun malang-melintang di kancah balapan sepeda motor. GP Valencia pada November 2021 menjadi performa pamungkasnya.

Meski demikian, bukan berarti Rossi tak pernah menjajal sirkuit Indonesia. Faktanya, ikon asal Italia itu sudah menjejakkan kaki di tanah air sejak awal kariernya.

Oke, kita flashback menuju 1996, ketika Rossi melakoni musim debut di kelas 125cc bersama Aprilia. Pada seri kedua, dia ikut bersaing dalam GP Indonesia di Sirkuit Sentul.

Meski hanya finis pada posisi ke-11, Rossi tampil cukup impresif dan digadang bakal menjadi bintang masa depan.

Ramalan itu tampaknya tak mengada-ada. Tahun berikutnya, 1997, Rossi sudah berhasil menyabet gelar juara 125cc - hanya dua musim pasca debut.

Dan, tentu saja, dia juga kembali berlaga di Sentul. Bedanya, Rossi kali ini datang lebih percaya diri setelah memastikan mahkota juara.

Start dari posisi keempat, The Doctor menyodok sebagai yang terdepan pada pertengahan race, dan mempertahankan keunggulannya hingga finis.

 

Rossi menyisihkan Kazuto Sakata dan Jorge Martinez di Sentul, naik podium tertinggi di hadapan ribuan penggemar balap motor Indonesia.

Hebatnya, Vale bisa tampil apik dan menang meskipun sempat mengalami insiden buruk sebelum tampil di Indonesia.

Sepekan jelang balapan di Sentul, Rossi dan sang ayah mengalami kecelakaan mobil tunggal sepulang menghadiri pesta perayaan gelar juara dunianya.

Rossi sempat muntah-muntah dan kesulitan bicara akibat benturan di kepalanya, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Dia kemudian mendapat pengawasan dari seorang ahli medis MotoGP, dokter Claudio Costa, sebelum akhirnya diperbolehkan terbang dan berlaga di Sentul.

Kisah ini tentu hanya sepenggal dari perjalanan karier Valentino Rossi yang panjang dan berliku.

Jika Anda tertarik melihat kembali sepak terjang The Doctor, koleksi album eksklusif Da Zero a 46 bisa menjadi pilihan.

Tapi, apa sih, Da Zero a 46? Sederhananya, itu adalah koleksi interaktif berlisensi resmi yang didedikasikan kepada pembalap yang meraih sembilan gelar juara dunia tersebut.

Album tersebut berisi sorotan terhadap pencapaian mengesankan The Doctor, seperti kemenangan, manuver overtaking paling ikonik, hingga selebrasi.

Koleksi eksklusif ini menampilkan sebanyak 60 konten interaktif dalam 165 stiker maxi.

Para penggemar dapat merasakan pengalaman seru saat menelusuri kembali sejarah Rossi, mulai dari awal 125cc dan 250cc, MotoGP, kelahiran Ranch VR46, serta VR46 Riders Academy.

Pemesanan album inovatif Da Zero a 46 ini bisa dilakukan dengan mengunjungi laman www.dazeroa46.it.

Sementara pre-order untuk Indonesia sudah dibuka, dan produk akan diterima pada akhir April 2022. Jadi, tunggu apalagi? Ayo, segera pesan!