Kia memperkenalkan Niro generasi kedua pada November 2021, tetapi kita harus menunggu hingga pertengahan Januari 2022 untuk mengetahui spek teknisnya - itupun cuma model hybrid.

Kini, crossover kompak itu kembali menjadi sorotan, karena Kia baru saja merilis rincian untuk versi plug-in hybrid dan turunan listrik murni.

Tanpa banyak basa-basi, Kia Niro PHEV 2022 menggunakan mesin bensin 1,6 liter yang sama dengan saudara HEV-nya.

Pada kedua mobil, unit empat silinder tersebut terhubung ke transmisi otomatis kopling ganda enam kecepatan baru, yang dibuat 2,3 kilogram (5 pon) lebih ringan dengan meniadakan gigi mundur.

Ya, Anda tak salah dengar. Fungsi mundurnya akan dilakukan dengan penggerak listrik.

Kia Niro EV 2022

Selain itu, Niro PHEV mendapat motor 62 kW untuk menggantikan pengaturan 32 kW pada model HEV. Imbasnya, output gabungan pun ikut naik dari 139 daya kuda menjadi 180 dk.

Naik ke crossover yang dapat Anda isi ulang secara manual memberi Anda pemanas koefisien suhu positif tegangan tinggi 5,5 kWh.

PTC itu memulai debutnya pada produk Hyundai/Kia/Genesis dan membuka jangkauan ekstra saat berkendara di iklim yang lebih dingin.

Hal tersebut dimungkinkan dengan memasang elemen keramik yang dapat diatur sendiri untuk pemanasan tambahan guna memastikan aliran udara hangat yang tidak terputus.

Jika Niro PHEV lama memiliki baterai 8,9 kWh, suksesornya telah ditingkatkan ke paket 11,1 kWh untuk mencapai jangkauan listrik 40,3 mil (65 kilometer) berdasarkan WLTP.

Namun, jangkauan maksimum dapat dicapai asalkan crossover itu dilengkapi dengan roda 16 inci. Sebab, untuk set yang lebih besar akan menimbulkan hambatan efisiensi.

Sedangkan Niro EV, dia hadir dengan output 201 dk dan torsi nyaris instan sebesar 255 Nm (188 lb-ft).

Tenaga listrik itu cukup untuk melesat dari 0 hingga 62 mil/jam (100 km/jam) dalam 7,8 detik, dan kecepatan tertinggi 104 mil/jam (167 km/jam).

Motornya mendapatkan asupan dari baterai polimer lithium-ion dengan kapasitas 64,8 kWh.

Pengisian penuh diperkirakan bisa bertahan sampai 287 mil (463 km) dalam siklus WLTP.

Menggunakan fast charger DC akan mengisi ulang baterai dari 10 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 43 menit.

Pada model generasi kedua, pemilik bisa memanfaatkan pengisian dua arah, tetapi hanya untuk perangkat kecil dan terbatas hingga 3 kWh.

Niro EV lebih praktis dibandingkan pendahulunya karena memiliki bagasi depan yang mampu menampung 20 liter.

Tidak hanya itu, area kargo belakang kini dapat memuat 475 liter, meningkat 24 liter dibandingkan model yang digantikannya.

Jika ingin crossover dengan mesin pembakaran, Niro HEV memiliki volume 451 liter. Sedangkan varian PHEV tak begitu praktis, hanya 348 liter.

Model Kia pertama yang menggunakan platform K3 dari Hyundai Elantra ini akan mulai dijual di Eropa dalam beberapa bulan mendatang.