Geely melalui rangkaian merek yang ada di bawah benderanya terus melakukan inovasi terbarunya, terutama dalam era elektrifikasi yang saat ini menjadi tren.

Dari deretan teknologi elektrifikasi yang ada, teknologi mild hybrid dan full hybrid sangat membantu mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi.

Namun, kedua teknologi tersebut sepertinya belum bisa menandingi kemampuan plug-in hybrid, utamanya dalam soal daya jelajah.

Di Cina dan Eropa sebagian besar perjalanan harian menggunakan teknologi hybrid mencapai jarak di bawah 20 km (Cina) dan 40 km (Eropa).

Sedangkan jarak tempuh PHEV bisa mencapai 50 km dan mampu memberikan mobilitas tanpa emisi hampir 90% saat mereka digunakan.

Geely dan banyak merek di bawahnya telah mengembangkan beberapa konfigurasi powertrain PHEV yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang berbeda.

Misalnya, Volvo telah menawarkan PHEV sebagai trim teratas untuk banyak lini model mereka.

Powertrain T8 Twin Engine menambahkan e-motor gandar belakang yang kuat ke mesin twin-charged.

Teknologi Lynk & Co 01 PHEV
Teknologi Lynk & Co 01 PHEV

Dengan kondisi seperti itu memberikan pengemudi kendaraan dengan kinerja tinggi dan dampak lingkungan yang rendah.

Bahkan pada tahun 2017, Volvo membuat komitmen ambisius untuk menawarkan opsi plug-in untuk semua modelnya.

Lynk & Co dan Geely Auto juga tidak mau ketinggalan dengan menggarap kendaraan PHEV yang fokus pada kenyamanan dan jangkauan lebih jauh.

Keduanya menggunakan baterai berkapasitas lebih besar yang memberi daya pada e-motor yang terpasang pada transmisi hybrid dual-clutch basah.

Dengan mesin yang berjalan pada roda gigi ganjil dan e-motor pada roda gigi genap, model Lynk & Co dan Geely Auto PHEV bertransisi dengan mulus antara penggerak elektrik tanpa emisi dan kinerja hybrida.

Jangkauan listrik murni yang ditawarkan oleh Lynk & Co dan Geely Auto mencapai antara 60 km hingga 85 km tergantung pada ukuran baterai yang digunakan.

Di masa depan, kedua merek tersebut berencana untuk menawarkan PHEV jarak jauh dengan jangkauan listrik murni hingga 200 km.

Jalan menuju elektrifikasi masih panjang dan hybrida akan terus memainkan peran penting selama beberapa dekade untuk memenuhi kebutuhan pasar yang berbeda, lingkungan yang berbeda, dan pengguna yang berbeda.

Saat ini merek di bawah Geely telah meluncurkan lebih dari 30 model hybrida dan akan terus berkembang di masa depan.