Hyundai Motor Group tidak hanya meakukan penetrasi pasar otomotif di Indonesia. Pabrikan asal Korea Selatan ini juga menggelar kegiatan sosial sebagai bagian dari program CSR.

Salah satunya adalah program Hyundai Start-up Challenge 2022. Pada Senin (6/6/2022), Hyundai Motor Group secara resmi mengumumkan 15 usaha sosial terpilih untuk Hyundai Start-up Challenge Indonesia 2022 (HSC 2022).

Hyundai Start-up Challenge Indonesia 2022 adalah kompetisi akselerasi dan tantangan kepada generasi muda Indonesia.

Tujuannya untuk menemukan dan membina wirausahawan sosial muda dengan ide-ide inovatif dan solusi kreatif untuk sektor lingkungan, ketenagakerjaan, kendaraan listrik, dan kesehatan.

Program yang sudah berjalan selama tiga tahun ini merupakan komitmen Hyundai Motor Group terhadap pengembangan usaha sosial di Indonesia.

Dari 1 April hingga 11 Mei, panitia seleksi telah menerima lebih dari 2.400 aplikasi melalui situs resmi HSC.

Lebih dari 800 pendiri usaha sosial yang mendaftar ke program tahun ini telah mengirimkan pitch deck mereka.

Panitia seleksi telah menyaring aplikasi dan memilih 60 tim, 50 di antaranya diundang untuk wawancara daring dan sesi presentasi pada 18 Mei 2022.

Perwakilan dari Hyundai Motor Group, Hyundai Motor Manufacturing Indonesia, MYSC, Instellar, Crevisse, dan Kementerian Ekonomi Kreatif menjadi juri atau kurator utama untuk wawancara daring dan sesi presentasi tersebut.

Pada hari yang sama, 10 tim lainnya juga diundang untuk wawancara luring dan sesi presentasi.

Wawancara itu diadakan bersamaan dengan Road to G20: Investment Forum di Universitas Sebelas Maret (UNS) di Solo, Jawa Tegah.

Hal itu juga sebagai perwujudan kolaborasi antara Instellar, mitra implementasi HSC Indonesia 2022, bersama dengan UNS Innovation Hub dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Dari 60 tim tersebut, sekitar 35 tim terpilih untuk mengikuti Founding Team Interview yang bertujuan untuk menentukan 15 tim terpilih.

Ke-15 tim terpilih tahun ini aktif di empat sektor: lingkungan, ketenagakerjaan/pendidikan, kendaraan listrik, dan kesehatan.

Mereka adalah Algobash, Beli Jelantah, Biopac, Cleansheet, Dietela, Disabilitas Kerja, Globy, Hear Me, KlinikGo, MakeWebEasy, Nuxcle, Silang.id, Syams Indonesian Handicraft, Tumbasin.id, dan Yagi.

Ada beberapa poin penting yang digarisbawahi oleh panitia seleksi tahun ini, antara lain kematangan finansial, misi dan dampak sosial, model bisnis, dan inovasi usaha sosial.

Program tahun ini juga mendorong usaha-usaha sosial yang didirikan atau dipimpin oleh perempuan, dan yang fokus pada perempuan sebagai target penerima manfaat, untuk mengikuti program ini.

Tujuh dari 15 usaha sosial terpilih didirikan dan dipimpin oleh perempuan. Selain itu, program ini juga menyambut usaha-usaha sosial yang menargetkan penyandang disabilitas sebagai penerima manfaat.

Disabilitas Kerja, salah satu tim terpilih, memberikan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.

Ada juga Silang sebagai penyedia kursus Bahasa Isyarat Indonesia dan Hear Me yang menawarkan teknologi penerjemah dan juru bahasa Indonesia.

Usaha sosial dari kendaraan listrik dan sektor kesehatan juga ditambahkan ke program tahun ini.

Nuxcle yang bergerak di bidang kendaraan listrik sebagai konversi kendaraan listrik, skateboard listrik, skuter listrik, dan produsen sepeda motor.

Sedangkan dari bidang kesehatan, HSC 2022 menyambut KlinikGo, offline to online platform (O2O) untuk layanan kesehatan dan Dietela.

Diatela merupakan perusahaan teledietetik yang menawarkan program diet personalized secara online, dengan dampingan ahli gizi teregistrasi.

Selain itu, ada usaha seperti Algobash sebagai e-commerce enabler yang bekerja pada platform berbasis teknologi untuk mendukung tenaga kerja digital dan MakeWebEasy.

Juga pengembangan web untuk UKM yang bertujuan untuk meningkatkan tenaga kerja digital sebagai dukungan untuk start-up Indonesia.

Setiap tim terpilih akan menerima hibah hingga 6.500 dolar AS (sekitar Rp 95,9 juta lebih) untuk mengembangkan usaha sosial mereka selama program.

Mereka akan mengikuti fase akselerasi dari bulan Juni hingga Oktober, Bootcamp pada bulan Oktober, kemudian Demo Day pada awal November.

Tiga tim teratas akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan hibah tambahan sebesar 45.000 dolar AS (sekitar Rp664,2 juta).

Untuk menyambut 15 tim terpilih pada Hyundai Start-up Challenge Indonesia 2022 secara resmi, Hyundai Motor Group mengundang mereka untuk mengunjungi Hyundai Manufacturing Motor Indonesia di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat pada 16-18 Juni 2022.

Acara ini sendiri akan dihadiri oleh perwakilan dari Hyundai Motor Group dan MYSC dari Korea Selatan, Hyundai Manufacturing Motor Indonesia, Instellar dan pemenang HSC dari tahun 2020 dan 2021.

Selama di sana, tim akan mengunjungi dan melihat langsung produksi produk Hyundai, bergabung dalam system change builder workshops.

Juga mendapatkan informasi terperinci tentang program, dan berjaringan dengan pemenang HSC tahun-tahun sebelumnya serta tim lainnya.

Senior Manager of Hyundai Motor Group, Won Sun Hong, berharap program HSC akan menjadi kesempatan untuk mengakselerasi model bisnis tim terpilih tahun ini.

“Dan kami juga berharap dapat menciptakan dampak sosial baru di Indonesia melalui tantangan kreatif dan inovatif dari tim terpilih HSC ini,” ujar Sun Hong.

Galeri: Hyundai Motorstudio Senayan Park