Nio baru saja melepas bungkus digital dari SUV mid-range terbaru mereka, ES7.

Mobil itu tampak siap bertarung melawan kendaraan-kendaraan terbaik di segmennya, dengan kombinasi desain, spesifikasi, dan teknologi nan apik.

Model lima tempat duduk ini juga merupakan SUV tercepat bikinan Nio yang pernah ada, mampu berlari hingga 62 mil/jam (100 km/jam) dalam 3,9 detik untuk tipe terkuatnya.

Memiliki jarak sumbu roda 116,5 inci (2.960 mm) dan panjang total 4.912 mm, Nio dapat dengan mudah memasang baris ketiga dan merancang kendaraan berdasarkan konsep itu.

Namun, mereka lebih memilih untuk memberikan ruang lapang kepada lima penumpang, dan fokus membuat SUV ini tampak premium.

Perusahaan menyesuaikannya tidak hanya untuk selera Cina, tetapi juga preferensi pelanggan Eropa dan Amerika.

Galeri: Nio ES7

Desainnya konsisten dengan model lain dalam linup Nio, meskipun lengkungan roda dan desain spatbor ES7 nan unik membuatnya menonjol.

Dari belakang, ada sedikit isyarat Range Rover Velar pada desainnya, mengindikasikan tipe pembeli yang ingin disasar perusahaan China tersebut.

Tiga paket baterai akan ditawarkan untuk Nio ES7 (sama seperti model lainnya), yakni paket dasar 75 kWh dengan klaim jangkauan 301 mil (485 km), paket 100 kWh mid-range hingga 385 mil (620 km), serta paket 150 kWh yang menyediakan 528 mil (850 km).

Varian terakhir sebenarnya akan menjadi baterai solid state dengan kepadatan energi yang sangat tinggi, 50 persen lebih besar dari paket 100 kWh saat ini.

Nio, mengatakan paket itu akan diperkenalkan pada kuartal keempat tahun ini.

Sumber tenaga ES7 adalah sepasang motor listrik - satu untuk setiap gandar - yang bersama-sama menghasilkan 644 daya kuda dan torsi 627 pound-feet (850 Nm).

Faktor lain yang berkontribusi terhadap jangkauannya yang impresif adalah koefisien drag sangat rendah, hanya 0,263, membuatnya setara dengan BMW i8.

Nio ES7 AR Projector

Salah satu fitur yang cukup unik dan belum pernah kami dengar penerapannya pada mobil lain adalah proyektor augmented reality standar (lihat gambar di atas).

Jika Anda menggunakannya dengan kacamata khusus, itu menciptakan apa yang disebut Nio sebagai layar 201 inci yang terpancar sejauh 6 meter.

Kendaraan ini juga memiliki sound system surround 7.1.4 Dolby Atmos dan pencahayaan suasana "air terjun digital" 256 warna di dalamnya.

Selain itu, sistem V2L (Vehicle to Load) juga hadir standar.

Untuk pasar Cina, ES7 dibanderol mulai sedikit di bawah 70.000 dolar AS (Rp1,3 miliar) untuk baterai 75 kWh.

Sementara jika memilih paket yang lebih besar, harganya naik hingga hampir 80.000 dolar AS (Rp1,18 miliar).

Jika menggunakan battery-as-service dari Nio, maka Anda membayar lebih sedikit di muka, sekitar 59.000 dolar AS (Rp874,2 juta), tapi harus membayar sewa bulanan dengan akses ke stasiun pertukaran baterai milik perusahaan.