Awal bulan ini, PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) memperkenalkan beberapa produk baru kepada para pelanggan di Indonesia.

Mereka adalah KLX 230 S, KLX 230 SM, dan sebuah sepeda listrik mungil yang diberi nama Elektrode.

KLX 230 S hadir untuk menjawab keinginan para pecinta off-road terhadap tunggangan yang lebih bertenaga dan agresif.

Nyatanya memang demikian. Sepeda motor ini meluncur dengan mesin lebih kuat, yakni 230cc yang menghasilkan 19 PS dan torsi 19,8 Newton-meter.

Selain itu, tampilannya jauh lebih segar dan sporty, ditambah travel suspensi yang panjang serta ground clearance lebih tinggi pada 210 milimeter.

Demi kenyamanan pengendara, joknya juga didesain lebih rendah sekitar 830 mm - dibandingkan 885 mm pada model lama.

Galeri: Kawasaki KLX 230 S dan KLX 230 SM (Indonesia)

Sementara, KLX 230 SM datang sebagai jawaban untuk para penggemar supermoto yang ingin model alternatif dari D-Tracker X.

Mereka yang mendambakan tunggangan kokoh buat penggunaan sehari-hari di dalam kota, menjadi target market versi SM ini.

Tentu ada sejumlah penyesuaian yang membedakannya dengan KLX 230 S, seperti ban yang lebih kecil dan halus, juga travel suspensi lebih pendek.

Suspensinya bertipe perimeter, high-tensile steel, dengan inverted fork di depan dan uni trak di belakang. Rem cakram petal besar terlihat di roda depan.

"KLX 230 ini datang untuk mengakomodir keinginan pelanggan terhadap model yang lebih kuat dibanding pendahulunya, KLX 150," kata Sucipto Wijono S, Section Head Marketing PT KMI.

"Sedangkan KLX 230 SM kami tujukan untuk daily use, mereka yang gemar menjelajah tapi dalam lingkup perkotaan," tambahnya.

Sejauh ini, sambutan yang datang dari pelanggan terbilang cukup hangat. Bahkan, PT KMI, kata Sucipto, memasang target penjualan sekitar 3.000 unit untuk kedua model sampai akhir tahun ini.

"Meskipun sempat diterpa pandemi, tapi performa sales Kawasaki di Indonesia tetap terjaga. Bukan cuma KLX, tapi juga produk kami lainnya, seperti Ninja dan W Series. Kami sangat berterima kasih kepada para pelanggan," ujar Sucipto.

Galeri: Kawasaki Elektrode (Indonesia)

Pada saat bersamaan, PT KMI juga mengungkap sebuah balance bike bertenaga listrik, Elektrode. Hanya saja, sepeda mungil itu belum dijual di tanah air.

Sejauh ini, dia baru dipasarkan secara massal di Amerika Serikat (AS). Namun, Elektrode bisa jadi mengisyaratkan langkah lebih signifikan dari Kawasaki dalam segmen listrik di masa depan.