Para penggemar balap roda dua khususnya di Tanah Air, tentunya tidak asing dengan pembalap masa depan Indonesia, Mario Suryo Aji.

Mario merupakan satu-satunya pembalap Indonesia yang berlaga dalam seri kejuaraan dunia balap motor.

Saat ini pemuda yang dijuluki Super Mario itu berlaga dalam ajang balapan Moto3, atau kasta ketiga dari seri kejuaraan dunia MotoGP.

Mario bergabung dengan Honda Team Asia dalam Moto3 musim 2022. Buat Anda yang penasaran dengan karier Mario, Anda bisa simak video terbaru dari kanal Youtube Motor1.com Indonesia.

Segmen Tayo dalam kanal Youtube Motor1.com Indonesia kali ini mengetengahkan tema Perjalanan Karier Mario Suryo Aji, Pembalap Indonesia di Moto3.

Selain digawangi dua host Cahyo dan Tama, dalam episode kali ini juga kembali hadir narasumber jurnalis senior Scherazade yang mengupas tuntas karier Mario dari awal karier hingga saat ini berlaga di Moto3.

Galeri: Mario Suryo Aji

Mario sendiri merupakan pembalap kelahiran Madiun, Jawa Timur, 16 Maret 2004.

Setelah lulus dari Asia Talent Cup, pembalap 18 tahun ini pindah ke arena balap Eropa, yaitu CEV Moto3 dan Red Bull Rookies Cup pada 2019.

Setelah tiga musim balapan pada kedua seri tersebut, pembalap berusia 18 tahun itu akan segera memulai musim pertamanya di paddock MotoGP bersama Honda Team Asia, yang juga menjalani musim penuh di Moto3.

Mario Suryo Aji menjalani debutnya dalam ajang Moto3 sebagai wildcard di Sirkuit Misano. Sayang, penampilan keduanya di Sirkuit Portimao gagal karena dia cedera.

Sementara itu, sejumlah pembalap Indonesia telah berpartisipasi di Moto2 dan Moto3 dalam beberapa musim terakhir.

Namun belum ada yang menembus harapan bisa melawan pembalap yang begitu tangguh untuk benar-benar memantapkan diri mereka sebagai prospek MotoGP yang sesungguhnya.

Mario diharapkan bisa mengubah stereotipe ini dan mengejar mimpinya menjadi pembalap Indonesia pertama yang tampil di kelas utama di tahun-tahun mendatang.

Scherazade menganggap Mario memiliki peluang untuk menuai prestasi dalam balap roda dua dunia.

“Saya melihat Mario progresnya sangat positif dibanding para pendahulunya,” ujar Ade, sapaan akrab Scherazade, dalam segmen Tayo tersebut.

“Dia (Mario) tampil lebih agresif, berani mengambil risiko, dan memiliki jiwa fighter. Itu yang membuatnya terlihat berbeda,” Ade menuturkan.

Tentunya masih banyak detail yang dibahas mengenai Mario Suryo Aji dalam segmen Tayo ini. Maka itu, simak tayangannya selengkapnya, dengan mengeklik video di atas.