Skoda siap untuk melangkah ke tahap berikutnya dalam strategi elektrifikasi perusahaan, mengungkap pratinjau EV produksi masa depan melalui konsep Vision 7S.

Studi ini mengambil bentuk SUV boxy tujuh kursi dengan powertrain nol-emisi dan bahasa desain baru.

Sang automaker Ceko mengatakan, gaya baru ini menggabungkan kekokohan, fungsionalitas, dan orisinalitas, yang merupakan tiga keunggulan utama brand mereka.

Vision 7S adalah model pertama Skoda yang menggunakan front end Tech-Deck Face baru dari perusahaan, ditandai bumper besar dengan tujuh bilah vertikal terintegrasi.

Bilah tengah memiliki aksen oranye kontras, sementara keseluruhan area ditegaskan oleh panel pelindung aluminium yang terintegrasi dengan apron bawah.

Gril datarnya nan lebar dikelilingi oleh lampu depan berbentuk T baru, yang diposisikan jauh ke pinggir.

Galeri: Skoda Vision 7S

Bagian belakang mengikuti konsep desain serupa, dengan lampu belakang berbentuk T seperti lampu depan.

Hal yang sama dapat dikatakan untuk bilah vertikalnya, yang serasi dengan tata letak di bagian depan.

Kendaraan ini menggunakan roda besar berukuran 22 inci, dengan desain tertutup untuk aerodinamika lebih baik.

Sorotan lain dari bodi kotak Vision 7S adalah garis atap datar yang miring ke belakang dan dilengkapi spoiler atap nan stylish.

Mobil konsep ini juga merupakan model pertama Skoda dengan warna bodi matt.

Area interior mendapatkan sentuhan khas Skoda, dengan tata letak minimalis dan solusi cerdas.

Suicide door mengungkap ruang yang lapang dan lega, dengan kursi untuk tujuh penumpang.

Sebagian besar materialnya berasal dari sumber yang berkelanjutan dan seluruh kabin juga bebas kulit.

Lantai, misalnya, terbuat dari ban bekas yang didaur ulang, sedangkan kainnya terbuat dari benang poliester daur ulang.

Untungnya, ada tombol fisik untuk beberapa fungsi, ditempatkan di bawah layar infotainment yang mengambang bebas.

Konsep Vision 7S didasarkan kepada platform Modular Electrification Toolkit dan mengisyaratkan identitas brand baru milik Skoda.

Dia didukung oleh powertrain listrik dengan baterai besar 89 kWh yang diposisikan di dalam lantai.

Sang produsen mobil menjanjikan jangkauan hingga 373 mil (600 kilometer) dan pengisian cepat hingga 200 kilowatt.