Mantan CEO Grup Volkswagen Herbert Diess mengumumkan awal Mei tahun ini, bahwa Porsche dan Audi akan bergabung dengan Formula 1 untuk musim 2026.

Porsche, perusahaan yang berbasis di Zuffenhausen, Jerman, ini masih tertarik untuk berpartisipasi dalam kelas motorsport yang paling didambakan.

Meskipun faktanya kesepakatannya dengan Red Bull gagal pada menit terakhir. Adapun Audi, produsen mobil yang bermarkas di Ingolstadt itu, telah menemukan mitra di Sauber.

Sesuai kesepakatan yang diumumkan hari ini, Audi akan memasok mesin ke Sauber mulai balapan musim 2026 dan seterusnya.

Sebagai penyegaran, seperangkat peraturan baru akan mulai berlaku dalam tahun itu.

Salah satu penyegaran yang paling penting adalah, beralih ke bahan bakar sintetis sepenuhnya untuk mesin pembakaran.

Tes pertama dengan mesin all-new tersebut direncanakan berlangsung pada tahun 2025.

Audi F1 2026

Saat ini, balapan mobil Formula 1 hanya menggunakan 10 persen bahan bakar terbarukan. Mesin V6 1,6 liter turbocharged akan tetap menjadi jantung mobil balap.

Perlu disebutkan bahwa regulasi Formula 1 2026 menyerukan peningkatan daya listrik yang dihasilkan hingga 50 persen dibandingkan dengan level saat ini.

Audi berencana untuk membeli saham di Sauber, tetapi rincian lebih lanjut tidak tersedia pada saat ini.

Kami sudah mendengar pabrikan berlogo Four Rings ini akan membangun unit daya di situs Neuburg an der Donau di distrik Neuburg-Schrobenhausen.

Sauber akan merekayasa dan membangun mobil di lokasi sekitar Hinwil, Swiss.

Situs saudara kami Motorsport.com percaya tim ini akan kembali disebut "Sauber" untuk musim 2024 dan 2025, alih-alih moniker "Alfa Romeo Racing" yang telah digunakan sejak 2019.

Pada musim interim berikutnya, tim Formula 1 Sauber akan tetap menggunakan mesin yang dipasok oleh Ferrari sebelum beralih ke tenaga Audi pada 2026.

Sebelumnya, pada 26 Agustus 2022 lalu, secara resmi Audi mengumumkan akan memasuki seri motorsport paling bergengsi di dunia, Formula 1, mulai tahun 2026.

Kabar itu diumumkan dalam konferensi pers di sela Grand Prix Formula 1 Belgia di Sirkuit Spa-Francorchamps.

Masuknya Audi ke F1 sebagian besar didorong oleh peralihan balapan mendatang ke arah keberlanjutan yang ramah lingkungan, dengan aturan teknis baru yang berlaku mulai 2026.

Tujuan akhir Formula 1 adalah menjadi netral karbon pada akhir dekade, dan itu sejalan dengan strategi Audi.

“Motorsport adalah bagian integral dari DNA Audi,” Markus Duesmann, Ketua Dewan Manajemen Audi, berkomentar dalam konferensi pers saat itu.

“Formula 1 adalah panggung global untuk merek kami dan laboratorium pengembangan yang sangat menantang,” Duesmann menambahkan.

Kombinasi antara kinerja tinggi dan persaingan, menurut Duesmann, selalu menjadi pendorong inovasi dan transfer teknologi dalam industri Audi.

“Dengan aturan baru, sekaranglah waktu yang tepat bagi kami untuk terlibat. Bagaimanapun, Formula 1 dan Audi sama-sama mengejar tujuan keberlanjutan yang jelas,” ujar Duesmann.