Selama yang diingat Weston, dia telah terinspirasi oleh gerakan rumah mungil dan vanlife.

Sebagai seorang tukang kayu, ia menemukan sebuah bus sekolah pendek yang dijual di Craigslist lima tahun yang lalu dan tidak pernah menoleh ke belakang.

Weston melihat skoolie-nya sebagai ruang yang bisa ia buat sendiri saat bekerja, bepergian, dan mengunjungi teman.

Dapurnya dilengkapi dengan wastafel, kompor propana dua tungku, dan kulkas Frigidaire dengan tampilan vintage.

Dia menggunakan kayu mahoni Afrika dan kayu ceri Brazillian untuk meja dan lemari, yang memiliki fitur tarik untuk penyimpanan.

Kulkas ini menggunakan daya 120 volt, namun Weston mengatakan bahwa panel surya dan baterainya menghasilkan daya yang lebih dari cukup untuk menjalankannya.

Skoolie ini menggunakan banyak barang dan bahan bekas. Lapisan kayu menutupi langit-langit dan banyak trim.

Tirai kanvas dan selimut pengemas memberikan isolasi. Kursi pengemudi dan penumpang berasal dari Chevrolet Astro Van tua dan dapat diputar untuk menghadap bagian belakang bus. 

Yang paling mengesankan adalah sofa raksasa dan meja makan besar, yang terlihat seperti sofa yang mengelilingi meja konferensi.

Sofa ini menyembunyikan lebih banyak ruang penyimpanan, termasuk ruang untuk baterai dan tangki air 50 galon. Meja dapat diubah menjadi tempat tidur. Dikombinasikan dengan sofa, dapat menampung tiga orang dengan nyaman.

Kisah Weston sama seperti kebanyakan orang yang turun ke jalan. Setelah lulus kuliah, ia bekerja sebagai analis data, namun kesibukannya bekerja dari jam sembilan sampai jam lima dengan cepat membuatnya lelah.

Dia membeli bus sekolah dan berhenti dari pekerjaannya, dan memilih untuk bekerja sebagai penata taman.

Dia juga pernah bekerja sebagai konselor untuk remaja yang bermasalah sebelum beralih ke pertukangan. Sekarang dia bekerja sebagai pekerja lepas, mengerjakan proyek-proyek untuk restoran, rumah motor kustom lainnya, dan bahkan studio musik di Mexico City.

Mengenai skoolie-nya, Weston berencana untuk terus menggunakannya bahkan setelah dia membeli tanah.

Pada akhirnya, ia ingin membangun sebuah bengkel untuk melanjutkan pekerjaan pertukangannya dan menyesuaikan camper lainnya secara penuh waktu.