Produsen mobil asal Cina, NIO, mencatat percepatan pertumbuhan jumlah pendaftaran mobil listrik.

Data yang diberikan oleh Finbold menunjukkan bahwa pada tahun 2023 perusahaan mencapai 109.993 pengiriman, rata-rata harian sekitar 400 unit sepanjang tahun.

Kinerja ini menunjukkan pertumbuhan dari tahun ke tahun sebesar 33,43 persen, meningkat 82.434 unit dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2022.

Pada kuartal ketiga tahun 2023, NIO mengirimkan 55.432 unit, meningkat 75,37 persen dibandingkan dengan 31.607 unit pada periode yang sama di tahun 2022.

Galeri: NIO ET5

Pada bulan September, pengiriman mobil listrik global NIO meningkat sekitar 44 persen dari tahun ke tahun menjadi 15.641 kendaraan listrik.

"Mayoritas penjualan NIO ada di Cina. Perusahaan ini juga memperluas bisnisnya di Eropa."

Volume 15.641 bulan lalu mencakup 11.504 crossover/SUV (naik 49 persen dari tahun ke tahun) dan 4.137 sedan (naik 31 persen dari tahun ke tahun). Perusahaan tidak memberikan rincian dari masing-masing model.

Galeri: Nio EC7

Pengiriman kendaraan listrik NIO bulan lalu:

  • Crossover/SUV (EC6, ES6, EC7, ES7, ES8): 11.504 (peningkatan 49 persen)
  • Sedan (ET5, ET5 Touring, ET7): 4.137 (peningkatan 31 persen)
  • Total: 15.641 (peningkatan 44 persen)

Sebagai referensi, selama tahun 2022, NIO telah menjual lebih dari 122.000 mobil listrik secara global dan bertujuan untuk menggandakan hasil tersebut tahun ini.

Sejak awal beroperasi, produsen mobil asal Cina ini telah menjual 399.549 mobil listrik (mobil ke-300.000 diproduksi pada 12 Desember).

Pertumbuhan penjualan NIO terjadi dengan latar belakang yang ditandai oleh ketegangan geopolitik dan tantangan logistik.

Perusahaan ini membuat kemajuan dalam hal produksi dan teknologi kendaraan, infrastruktur dan pengalaman pelanggan.

NIO menciptakan strategi untuk bergerak lebih cepat dari para pesaingnya, bertaruh pada pasar-pasar baru. Perusahaan sedang menjajaki pendirian jaringan dealer di Eropa untuk mempercepat pertumbuhan penjualannya.

Sumber: FinBold