Tak perlu diragukan lagi bahwa sepeda motor yang kita kendarai adalah keajaiban teknik modern. Teknologi yang ada di dalamnya dapat dengan mudah dianggap biasa.

Memang, banyak penelitian dan pengembangan yang dilakukan untuk semua sepeda motor yang kita lihat di jalan raya, bahkan sepeda motor sederhana seperti komuter dan skuter.

Dalam hal kecakapan manufaktur, hanya sedikit produsen yang memiliki kemampuan seperti Honda.

Pabrikan Jepang ini adalah salah satu yang terbesar di dunia, dan untuk alasan yang bagus.

Selama beberapa dekade, Honda telah menyempurnakan seluruh siklus hidup produknya - mulai dari pengembangan produk, produksi, hingga QA dan pengujian.

Sekarang, berkat video YouTube dari saluran otomotif KondorCars, kita bisa melihat lebih dalam ke pabrik perakitan skuter Honda di Atessa, Italia.

Honda Italia pertama kali membuka pintunya pada tahun 1971 di Atessa, sebuah kota di provinsi Chieti, Abruzzo, Italia tenggara.

Saat itu, pabrik ini merupakan roda penggerak yang tidak terpisahkan dari operasi global Honda, memulai produksi pada tahun 1976 dengan model-model seperti CB125 dan NS125.

Model-model ini diproduksi di Italia, kemudian diekspor ke pasar Eropa lainnya mulai tahun 1985. Saat ini, Honda Italia menangani produksi skuter yang melayani pasar Eropa.

Skuter Honda telah terbukti sangat populer di Eropa, dengan model-model seperti seri SH dan ADV menikmati penjualan yang kuat.

Honda ADV350 adalah skuter bergaya petualangan populer yang mengikuti jejak kakaknya, X-ADV.

Ternyata, segala sesuatu mulai dari pengecoran komponen aluminium, pengelasan rangka, dan pengecatan bodi motor dilakukan sendiri di Honda Italia.

Ini adalah tampilan yang sangat menarik tentang bagaimana sepeda motor dibuat, terutama dari produsen berpengalaman seperti Honda.

Seperti yang dapat Anda lihat dalam video, Honda menggunakan teknologi mutakhir untuk memproduksi bagian-bagian dari sepeda motornya.

Komponen mesin, swingarm, dan komponen sasis dicor, dan rangka dilas menggunakan otomatisasi dan robotika.

Sementara itu, panel bodi dicat oleh teknisi yang terampil, dan perakitan akhir dilakukan di jalur perakitan yang canggih.

Langkah terakhir adalah QA dan pengujian, di mana para teknisi memasang sepeda motor di atas dyno dan menguji tidak hanya kinerja mesin, tetapi juga semua fungsi sepeda motor - rem, lampu, suspensi, dan elektronik.

Sebagai referensi, Honda ADV350 adalah skutik ADV kelas menengah yang ditawarkan oleh pabrikan Jepang ini.

Diposisikan di antara ADV160 entry-level dan X-ADV 750 yang lebih besar, ADV350 menawarkan pengendara jalan tengah dalam hal performa dan kemampuan.

Output tenaganya yang mendekati 29 tenaga kuda berarti sebagian besar pengendara dapat dengan mudah mengayunkan kaki di atasnya dan berkendara.

Sementara itu, suspensi jarak jauh, ban serbaguna, dan ground clearance yang lebih tinggi menjadikannya alat berat yang dapat digunakan di mana saja.