Nissan, pembuat kendaraan listrik Leaf dan Ariya, dilaporkan sedang mempertimbangkan kemitraan dengan Honda yang dapat menghasilkan pengembangan bersama gandar listrik modular baru (e-axle), serta platform EV bersama, menurut Nikkei Asia yang mengutip sumber di Nissan.

Ya, semua itu karena ancaman mobil listrik murah dari Cina sehingga mendorong perusahaan-perusahaan Jepang untuk menjajaki kemitraan.

Nissan dilaporkan sedang berbicara dengan Honda untuk bermitra dalam pembuatan poros listrik baru dan kemungkinan platform kendaraan listrik bersama yang dapat menghasilkan beberapa kendaraan listrik dengan harga terjangkau yang dapat bersaing dengan saingan buatan Cina.

Namun, Nikkei Asia melaporkan bahwa diskusi tersebut masih dalam tahap awal.

Saat ini, Honda Motor memiliki dua kendaraan listrik yang dijual di Amerika Serikat, Honda Prologue dan Acura ZDX, yang keduanya merupakan hasil dari kemitraan produsen mobil Jepang tersebut dengan General Motors.

Kedua crossover bertenaga baterai ini didasarkan pada platform Ultium milik GM, platform yang sama dengan yang digunakan untuk Chevrolet Blazer EV.

Kemitraan antara Honda dan produsen mobil Amerika seharusnya berlanjut hingga setidaknya tahun 2027 dan menghasilkan debut beberapa mobil listrik dengan harga terjangkau, tetapi rencana itu dibatalkan akhir tahun lalu.

Sekarang, Honda mungkin akan bekerja sama dengan mitranya dari Jepang untuk mewujudkan mobil listrik yang lebih murah.

Meski begitu, Nikkei menulis bahwa diskusi di dalam Nissan masih dalam tahap awal, sementara sikap Honda terhadap kemitraan ini masih belum jelas.

Sumber yang dikutip oleh Nikkei mengatakan bahwa kedua perusahaan dapat mendiskusikan pengadaan baterai bersama dan pengembangan kendaraan sehingga biaya EV masa depan turun cukup untuk bersaing dengan saingan Cina seperti BYD, yang mengalami peningkatan besar dalam pengiriman tahun lalu, sebagian besar berkat kemampuannya untuk mendapatkan komponen seperti baterai di rumah, sehingga menurunkan harga akhir.

Honda berencana untuk merilis setidaknya dua mobil listrik baru mulai tahun 2026 yang akan terinspirasi dari konsep futuristik terbarunya, sementara Nissan sedang mengerjakan beberapa mobil listrik buatan Amerika Serikat.

Mobil-mobil ini seharusnya mulai diproduksi tahun depan, namun kabarnya diundur ke tahun 2026 dan 2027.

Apa pendapat Anda tentang kemitraan potensial ini? Beritahu kami di kolom komentar di bawah.