[UPDATE] Aston Martin telah mengkonfirmasi bahwa Adrian Hallmark akan menjadi Chief Executive Officer selambat-lambatnya pada 1 Oktober 2024.

Adrian Hallmark ditunjuk sebagai chairman dan CEO Bentley pada Februari 2018.

Selama masa jabatannya, penjualan mobil ultra-mewah asal Inggris ini meningkat secara signifikan, dari 9.559 unit pada tahun pertamanya menjadi 15.174 unit pada tahun 2022.

Meskipun permintaan menurun tahun lalu, semuanya tampak berjalan baik-baik saja di kantor pusat di Crewe. Namun, sang kepala pabrikan lux ini tiba-tiba mengundurkan diri.

Bentley mengeluarkan siaran pers hari ini, mengumumkan Adrian Hallmark meninggalkan Volkswagen Group dengan segera.

Penggantinya akan diumumkan pada "waktu yang tepat".

Menurut Financial Times, mantan orang yang bertanggung jawab atas Bentley ini akan berpindah merek namun tetap berada di Inggris.

Hallmark diduga akan ditunjuk sebagai CEO Aston Martin dalam beberapa bulan ke depan. Dia akan menggantikan Amedeo Felisa yang berusia 78 tahun yang akan segera pensiun.

Hal ini akan menjadikan Hallmark sebagai CEO Aston Martin ketiga dalam empat tahun terakhir, mengingat petinggi sebelumnya, Tobias Moers, dipekerjakan untuk posisi puncak pada tahun 2020.

Kepergiannya cukup mengejutkan karena baru beberapa hari yang lalu ia berbincang dengan para jurnalis setelah Bentley mempublikasikan laporan tahunannya.

Sebagai penyegaran, perusahaan ini memundurkan pengenalan kendaraan listrik pertamanya selama satu tahun, dengan target baru untuk diluncurkan ke pasar pada tahun 2026.

Selain itu, tujuan untuk beralih ke kendaraan listrik murni pada akhir dekade ini telah ditunda hingga 2033.

Adrian Hallmark, 61 tahun, juga pernah bekerja untuk Bentley antara tahun 1999 dan 2005 sebagai anggota dewan penjualan dan pemasaran.

Perlu kami ingatkan bahwa produsen mobil mewah asal Inggris ini telah menjadi anggota Volkswagen Group sejak 1998 sebelum pindah ke bawah payung perusahaan Audi Group bersama Lamborghini pada tahun 2022.

"Bentley memiliki pengaruh yang besar bagi saya. Mendefinisikan ulang mobilitas mewah untuk masa depan dengan merek yang begitu kuat adalah tugas yang saya emban dengan penuh komitmen dan kesenangan," ujar Hallmark.

"Sekarang saatnya bagi saya untuk beralih ke tantangan baru. Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tim Bentley untuk semua yang telah kita capai bersama dalam beberapa tahun terakhir."