"Kehidupan van" sangat populer, baik bagi para pelancong muda yang ingin berhemat maupun para influencer Instagram yang menekankan gaya hidup bebas dalam unggahan mereka.

Namun, rig Mitsubishi ini jauh melampaui van Sprinter tradisional dengan beberapa lampu tali.

Bekas alat pemadam kebakaran hutan ini telah diubah menjadi truk kemping khusus yang telah ditinggali oleh pemiliknya, Heather dan Dana, secara penuh waktu selama enam bulan.

Dalam video ini, mereka memberi pemirsa panduan lengkap tentang penyiapan mereka.

Truk itu sendiri adalah Mitsubishi Fuso FG140 tahun 2007, yang menjadi favorit para pengembara yang serius berkat mesin turbodiesel 4,9 liter segaris empat silinder dan penggerak empat roda standar.

Pasangan ini mengambil contoh ini dengan jarak tempuh hanya 50.000 mil dan memasang suspensi yang ditinggikan agar sesuai dengan ban 37 inci dan bemper depan aftermarket dengan winch dan lampu trail yang terintegrasi.

Modifikasi yang dilakukan sangat minim, dengan sepasang kursi berpemanas dan head unit Apple CarPlay sebagai satu-satunya perubahan pada kabin Mitsubishi.

Keajaiban sebenarnya dari truk ini, bagaimanapun, ada pada cangkang kemping komposit khusus, yang menggunakan subframe dengan bantuan pegas untuk menjaga interiornya agar tidak bergetar berlebihan di atas jalan tanah.

Bagian dalam kotak berukuran 15 kali 8 kaki ini berisi tempat tidur berukuran queen, dapur kecil dengan kompor induksi, wastafel, lemari es, dan microwave (yang menurut Heather akan sering digunakan), dan kamar mandi dengan pancuran dan toilet pengomposan.

Ruang makan dengan meja yang dapat disimpan berubah menjadi kamar tidur tamu saat pasangan ini kedatangan tamu.

AC bergaya rumah tradisional, internet Starlink, dan pemanas air panas kurang lebih membuat Mitsubishi terasa seperti rumah yang cocok untuk pasangan dan seekor anjing.

Panel surya di atap menyediakan daya 1.200 watt yang mengisi baterai 600 amp-jam untuk menjaga agar truk tetap bertenaga dan dingin.

Sisa video ini memamerkan lebih banyak fitur tersembunyi di cangkang kemping, termasuk pod penyimpanan geser yang dapat digeser yang dimaksudkan untuk menyimpan sepeda gunung pasangan tersebut setelah mereka mencapai jalur pendakian.

Di kehidupan sebelumnya, saya pernah tinggal di dalam sebuah van selama sekitar enam bulan, dan meskipun menyenangkan, namun sangat sulit.

Tidak ada air, tidak ada pancuran, tidak ada toilet, tidak ada internet; sulit untuk benar-benar menjadikannya sebuah rumah. Yang saya butuhkan, tampaknya, adalah peningkatan dari Van Life ke Truck Life.