Semua orang menyukai kisah asal usul yang bagus. Orang tua Batman yang sudah meninggal. Paman Spiderman yang sudah mati. Aquaman... ikan?

Namun, mengetahui bagaimana dan dari mana asal muasal hal-hal yang kita sukai akan membuatnya lebih bermakna. Dan inilah yang dilakukan Ducati selama Milan Design Week, Fuorisalone.

House of Borgo Panigale memberikan para penggemar dan pengunjung sekilas tentang warisan perusahaan yang kaya, serta apa yang bisa dibilang sebagai motor sport terbaik di era modern: Ducati Panigale.

Melalui kolaborasi dengan Museum Sains dan Teknologi Nasional Leonardo da Vinci, Ducati menampilkan sebuah pajangan unik di Fuorisalone 2024.

Dijuluki Forma, pajangan ini menyoroti warisan Ducati yang kaya akan sejarah di dunia olahraga motor, sekaligus memberikan pengunjung pandangan unik tentang asal-usul Ducati Panigale V4.

Ducati Showcased The Panigale V4’s Origin Story At 2024 Milan Design Week

Semuanya dimulai dengan "Brief," sebuah dokumen yang menyoroti esensi dari apa yang dimaksud dengan model tersebut.

Dokumen ini bersifat abstrak dan konkret pada saat yang bersamaan-dengan parameter tentang performa, tetapi pada saat yang sama, moodboard yang menunjukkan karakter motor.

Setelah penjelasan singkat, para pengunjung diberikan pandangan mendalam tentang proses desain, mulai dari sketsa seniman yang digantung dengan anggun di atas kepala, hingga model tanah liat pertama dari motor yang kita kenal.

Siapa pun yang mengetahui tentang desain otomotif dan sepeda motor akan menghargai betapa pentingnya model tanah liat ini.

Dan meskipun terkadang terlihat seperti metode desain kuno, tidak ada yang bisa menandingi melihat desain konseptual Anda terungkap menjadi sesuatu yang dapat Anda sentuh dan rasakan.

Ducati Showcased The Panigale V4’s Origin Story At 2024 Milan Design Week

Mengikuti model tersebut, Ducati menghadirkan apa yang disebut Master Model, yang diproduksi dalam warna abu-abu netral, sehingga pemirsa dapat melihat bagaimana cahaya memantul dari permukaan dari berbagai sudut.

Kemudian diikuti oleh Model Klinik, yang terlihat identik dengan produk jadi, meskipun tanpa peralatan fungsional.

Ducati mengatakan bahwa Clinic Model digunakan sebagai prototipe referensi, di mana setiap motor yang diproduksi harus mencerminkan estetika yang sama.

Tak perlu dikatakan lagi bahwa sepeda motor kelas atas seperti Panigale V4 telah melalui penelitian dan pengembangan yang ekstensif, baik dari segi desain maupun teknologi.

Dan meskipun kemungkinan besar Ducati sedikit memperindah dan meromantisasi proses desainnya untuk pameran ini, tetap saja keren untuk melihat setiap langkah yang dilakukan dalam proses desain motor ini.

Lebih epik lagi jika kita berpikir bahwa setiap model yang saat ini ada di pasaran telah melalui proses yang sama: dari konseptualisasi, pengembangan, hingga produksi akhir.