Sebagian besar merupakan kesalahan kecil, tetapi tampaknya terus bertambah.

Sudah banyak yang mengulas mengenai mobil listrik Volkswagen ID.4, baik melalui video maupun tulisan. Dan, kali ini kita akan menyaksikan review lainnya.

Yang menarik, reviewer kali ini, yaitu dari kanal Youtube RSymons RSEV, merupakan pengguna Tesla, sehingga ia bisa membandingkan performa dari kedua mobil listrik itu.

Reviewer pun berjanji review video ini akan berbeda, walaupun kita pernah mendengar kesimpulan yang mirip tentang VW ID.4 sebelumnya.

Volkswagen ID.4 telah membuktikan dirinya dalam banyak ulasan sebagai alternatif yang layak untuk Tesla Model Y.

Bahkan beberapa pemilik Tesla mengakui kualitasnya, dan hal-hal yang dilakukannya lebih baik daripada Tesla.

Meskipun ketika sampai pada hal-hal utama (jangkauan, kinerja, dan teknologi self-driving), VW belum cukup sampai di sana.

Namun bdemikian, menurut RSymons RSEV, VW ID.4 merupakan kendaraan yang sangat mudah dan nyaman untuk dikendarai.

Electric Vehicle (EV/kendaraan listrik) ini juga memiliki jangkauan atau jarak tempuh sekitar 200 hingga 220 mil (322 hingga 355 km) jika baterai terisi penuh.

VW ID.4 juga punya cukup tenaga untuk menyalip kendaraan, dan interiornya menyenangkan untuk bepergian dalam perjalanan panjang.

Meskipun, mobil ini terasa lebih menonjolkan fungsionalnya daripada kemewahan karena VW ID.4 bukan seperti Audi yang mewah.

Galeri: Volkswagen ID.4 2021: First Drive

Pengulas atau reviewer ini tampaknya memiliki pandangan yang umumnya positif tentang VW ID.4.

Tapi, ia juga menghabiskan cukup banyak waktu pada video untuk membicarakan tentang kesalahan, yang sebagian besar merupakan kesalahan kecil, tetapi tampaknya terus bertambah.

Contohnya seperti ventilasi udara sentral yang terlalu rendah dan meniupkan udara ke lutut pengemudi, hingga membuatnya terasa dingin tidak nyaman.

Atau, kontrol haptic feedback pada kemudi yang menurutnya sangat berisiko kecelakaan.

Dia juga mengatakan bahwa kendaraan tidak terasa cukup cepat dalam mode ramah lingkungan dan tidak ada cara untuk segera beralih saat pengemudi membutuhkan tenaga ekstra.

Kekuatan pengereman regeneratif (regenerative braking) adalah tanda buruk lainnya pada VW ID.4 ini.

Reviewer tersebut menilai, sistem regenerative braking-nya tidak sekuat pada beberapa EV lainnya, sehingga tidak mudah mengemudikannya dengan satu pedal.

Lain halnya dalam hal pengisian daya, kali ini sang pengulas mengeluarkan pujian terhadap VW ID.4.

Ia mengaku terkesan dengan kemampuan mobil listrik asal Jerman tersebut untuk mengisi daya dari 1 persen menjadi 80 persen, hanya dalam waktu sekitar 40 menit.

Video terkait: