Dibekali pula trim Sport pada varian tertentu dengan penggerak empat roda.

Dijual sejak awal 1980-an, Fiat Panda adalah salah satu city car paling terkenal di berbagai pasar Eropa.

Ketenaran yang pantas, sebagian, berkat hampir delapan generasi model yang telah banyak terjual selama bertahun-tahun ini.

Untuk pasar Indonesia, Fiat Panda pun hadir tapi tak mengalami kesuksesan dan populasinya tak banyak.

Dengan sejarah yang tersebar lebih dari tiga generasi (yang terakhir, disajikan pada 2012), mobil urban kecil lima pintu baru-baru ini telah diperbarui.

Termasuk beberapa hal baru yang penting, seperti trim Sport baru, yang juga ditawarkan di varian 500X atau Tipo itu sendiri untuk edisi 2021 ini.

Tujuan dari model tersebut, setelah pembaruan, adalah untuk tetap menjadi model yang terjangkau, yang memenuhi misinya sebagai city car yang praktis tapi menyenangkan.

Plus, serbaguna karena menawarkan ruang yang cukup untuk penumpangnya dan bagasi yang mencapai kapasitas 225 liter.

Harga pun terjangkau, yaitu 8.990 euro (sekitar Rp157 juta) tapi ini untuk pasaran di Eropa dan untuk varian City Life.

Memakai format mild-hybrid 70 daya kuda. Lalu, ada garansi dan pemeliharaan tiga tahun. Cukup bersahabat untuk kantong.

Galeri: Fiat Panda Sport 2021

Mild-hybrid

Kali ini, sesuai dengan tren, teknologi hybrid pun diterapkan di semua model citi car Fiat. Apakah itu Panda, City Life, Sport, City Cross, dan Cross.

Semuanya menganut mild-hybrid dengan mesin tiga silinder, 70 daya kuda yang didapat dari generator-starter (BSG).

Jika kita berkendara dengan memakai mode Eco, konsumsi bahan bakarnya rata-rata antara 5,1 dan 5,3 liter per 100 kilometer.

Tak ketinggalan model Cross 4x4 yang dalam hal ini memakai penggerak semua roda dan hanya dapat dipilih dengan mesin 0,9 TwinAir 85 daya kuda.

Bedanya lagi, mobil ini memakai turbo dan dua silinder. Seperti halnya microhybrid, persnelingnya manual enam percepatan.

Fiat Panda Cross Hybrid Launch Edition prueba movimiento frontal

Pengujian

Selama pengujian pertama kami, penilaiannya bagus. Baik dari segi jarak tempuh dan kecepatan, kami mengendarai salah satu versi 4x4 dengan mesin TwinAir.

Pada kokpit pengemudi, ada layar sentuh tujuh inci di dasbor untuk sistem multimedia yang memiliki radio digital (DAB).

Ini cukup kompatibel dengan protokol Apple CarPlay dan Android Auto dengan cepat menarik perhatian.

Nyalakan saja mesin untuk melihat dengan jelas karakter dua silindernya. Pada akhirnya, konsumsi rata-rata yang disepakati 6,7 liter per 100 kilometer.

Saat berjalan, Fiat Panda adalah mobil lincah yang bergerak dengan mudah di sekitar kota tapi tetap sangat layak tatkala di jalan tol.

Galeri: Fiat Panda Hybrid