C+pod digunakan masyarakat dan turis di kawasan Nusa Dua Bali dan sekitarnya.

Beberapa waktu lalu Motor1.com Indonesia sempat mengunjungi pameran otomotif pertama di masa pandemi, Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 di JI Expo Kemayoran, Jakarta.

Salah satu kendaraan yang menarik perhatian ada di boot Toyota, yaitu Toyota C+pod. Sebuah mobil mini yang hanya berkapasitas dua kursi.

Menarik karena bentuknya yang imut dan menggunakan tenaga listrik. Mengingatkan pada Smart ForTwo EQ, namun lebih sempit dan lebih pendek.

Juga, mengingatkan pada saudara mungilnya, Toyota i-Road yang beroda tiga. Bedanya Toyota C+pod ini sedikit lebih besar dan beroda empat. Impresi lengkapnya, silakan klik video di atas.

Konsep Toyota C+pod ini sebenarnya sudah diperkenalkan pada Tokyo Motor Show 2019 lalu. Kala itu, kendaraan konsep kecil ini masih bernama "Ultra-Compact BEV".

Toyota C+pod memiliki panjang 2,49 meter (98 inci), lebar 1,29 meter (50,8 inci), dan tinggi 1,55 meter (61 inci).

Panel eksterior EV berharga Rp200 jutaan ini juga terbuat dari plastik untuk membantu mengurangi berat, dengan bobot hanya sekitar 1.521 pon (690 kilogram).

Sama seperti i-Road, Toyota C+pod dibekali dengan motor listrik yang mengambil daya dari baterai lithium-ion bertenaga 9,06 kWh.

EV supermungil ini dapat menjangkau hingga 150 kilometer dalam satu kali pengisian daya. Tetapi, jangan berharap bakal sampai di tujuan dalam waktu sesingkat mungkin.

Motor listriknya hanya dapat mengirimkan 12,3 daya kuda (9,2 kilowatt) dan torsi 41,3 pound-feet (56 Newton-meter) ke roda belakang, dengan kecepatan tertinggi 37 mil perjam (60 km/jam).

Meski tergolong masih baru, Toyota C+pod ternyata sudah cukup dikenal di Bali.

Maklum, mobil ini memang merupakan salah satu dari tiga mobil proyek EV Smart Mobility yang diluncurkan di Pulau Dewata pada 31 Maret lalu.

Selain lima unit Toyota C+pod, terdapat 20 unit Toyota Coms berbasis battery electric vehicle (BEV) dan lima unit Toyota Prius PHEV yang diperkenalkan di Bali.

Toyota Coms dan C+pod digunakan oleh masyarakat dan turis di dalam kawasan The Nusa Dua Bali dan sekitarnya. Sedangkan Prius PHEV digunakan ulang-alik ke Bandara Ngurah Rai.

Selain penggunaan jarak dekat setiap hari, C+pod juga ditujukan untuk pengguna korporat yang melakukan kunjungan pelanggan secara teratur.

Serta, pengguna perkotaan atau pedesaan yang membutuhkan opsi transportasi yang aman, tidak terbatas, dan ramah lingkungan.

Lewat model ini, Toyota berharap bisa menyediakan mobilitas dalam paket ukuran kecil, cocok untuk aplikasi perkotaan atau bahkan komunitas.